Bagi sebagian mukmin mungkin sering mengalami situasi dimana berada dalam keadaan iman yang turun dan naik (fluktuatif) yang berarti pula ketika seseorang merasa begitu bersemangat terutama dalam beribadah baik dari menjalankan ibadah wajib maupun sunnah hal ini menunjukan ia sedang dalam level iman tertinggi, begitu pun sebaliknya ada kalanya dimana seorang mukmin berada dalam level keimanan paling rendah ia akan merasa lelah melakukan ibadah yang nota benenya merupakan sebuah kebutuhan bagi umat muslim bukan sekedar kewajiban.
Baik disini saya ingin sedikit membahas mengenai makna dan bagaimana cara menangani penyakit futur ini, berikut penjelasannya.
Yaitu sesuatu yang jatuh atau melemah, futur itu terdiri atas beberapa jenis yaitu :
 Futur secara akidah (kepercayaan kepada allah)
Biasanya orang-orang yang mengalami futur akidah akan merasa hatinya hampa dan kosong tanpa allah.

 Futur secara ibadah
Tentunya futur yang kaitannya dengan segala hal yang berhubungan antara makhluk dengan tuhannya terutama tentang dalam menjalankan perintahnya.

 Futur secara fikriah
Keadaan seseorang dimana diliputi dengan keterbatasan atau kekurangan ia akan wawasan atau ilmu .

Sebab – sebab terjadinya futur :
 Sikap yang berlebihan dalam hidup.
 Hidup yang berlebih – lebihan dalam hal mubah.
 Melalaikan amalan.
 Memasukkan barang haram kedalam tubuh.
 Bersahabat dengan orang – orang yang memiliki iaman lemah.
 Tidak segera beristigfar ketika melakukan keburukan.
Obat penyakit futur :
 Menjauhi kemaksiatan.
 Lakukan amalan – amalan baik.
 Mencari waktu yang berdekatan dengan allah.
 Menambah wawasan.
 Menghisab diri.